Semakin #7aya, Semakin Mendunia

Radio Perhimpunan Pelajar Indonesia DuniaIMG-20160418-WA0022

Berawal dari Radio yang bertujuan untuk menyiarkan acara Simposium Internasional PPI Dunia di Den Haag dan cita-cita untuk menjadi media informasi dan wadah silaturahim para pelajar Indonesia di seluruh dunia, 7 tahun yang lalu Radio PPI Dunia berdiri.

Alhamdulillah, Puji Syukur. 7 tahun sudah Radio PPI Dunia mengudara. Entah sudah beribu atau bahkan berjuta manfaat yang disebarkan ke seluruh dunia. Doa dan rasa syukur para sobat siar yang bisa berbagi ilmu, doa dan rasa syukur para sobat PPI yang merasa terhibur, doa dan rasa syukur seluruh pelajar Indonesia dimanapun berada yang mendapat manfaat itulah yang membuat Radio PPI Dunia bisa tetap eksis hingga saat ini.

Radio PPI Dunia bukan hanya sebuah radio biasa. Dia adalah sanggar kreatifitas. Sanggar dimana tiap sobat siar bebas mencurahkan segala idenya. Dia adalah sekolah. Sekolah dimana semua orang bebas mendapat ilmu dan wawasan yang tidak didapat di sekolah lain. Dia adalah rumah. Rumah dimana para sobat PPI bisa bercengkrama, bercanda, dan bahagia layaknya keluarga.

Namun usia 7 tahun belumlah sesuatu yang bisa dibanggakan. Masih banyak mimpi lain yang bisa digapai. Masih banyak tantangan lain yang bisa diraih. Masih banyak manfaat lain yang bisa dibagikan. Hanya dengan bekerja lebih keras, berpikir lebih keras, berdoa lebih keras agar ‘Semakin #7aya, Semakin Mendunia‘.

Untuk para pendiri Radio PPI Dunia yang sudah membangun pondasi yang luar biasa untuk Radio PPI Dunia dan para DJ di siaran perdana Radio PPI Dunia yang bersejarah.
DJ Ade Darwadi – Rusia
DJ Yohanes Widodo – Belanda
DJ Honesty Yanwirsal – Jerman
DJ Muhammad Iqbal – Jerman
DJ Muhammad Hasbi – Mesir
DJ Dinita Melani – Malaysia
DJ Merisha Hastarina – Korea Selatan
DJ Elvira Fidelia – Korea Selatan
DJ Meity Fitriani – Belanda
DJ Maria Indriastuti – Belanda
DJ Angga – UK

Dan untuk para Direktur, tidak ada manfaat yang bisa kami nikmati dari Radio PPI Dunia tanpa jerih payah kalian.
DJ Andy Tirta – Korea Selatan
DJ Ayman Husni – Mesir
DJ Deni Danial Kesa – Taiwan
DJ Norman Maulana – Australia
DJ Dina Hanggraini – Swiss

Mewakili para Sobat Siar dan Kru, saya haturkan ribuan hormat dan terima kasih.

Radio PPI Dunia, Suara Anak Bangsa, Satu Cinta, Satu Indonesia

Islamabad, Pakistan – 18 Mei 2016
SS Aulia Rifada – Direktur Radio PPI Dunia

Satu twit membawa saya ke Radio PPI Dunia

SSummu

(Amerika Serikat – April 2016) Pagi hari seperti biasa setelah mengecek to do list hari ini saya mengecek email dan social media. Rutinitas pagi yang entah sejak kapan menjadi kebiasaan wajib. Saat membuka twitter, secara tidak sengaja saya membaca tweet salah satu penyiar dari Radio PPI Dunia. Ternyata dari situlah jalan Tuhan membawa saya ke radio pelajar ini. Berkaca pada peristiwa beberapa bulan sebelum keberangkatan ke Amerika Serikat, saya sempat secara tidak sengaja mendengarkan radio ini melalui aplikasi dari salah satu ponsel pintar. Di aplikasi tersebut, saya bisa memilih stasiun radio berdasarkan provinsi di Indonesia dan ada pilihan radio internasional. Tidak sengaja saya temukan Radio PPI Dunia disana. Namun, saat itu biasanya saya mendengarkan radio saat akan berangkat kerja. Saat itu, mungkin juga saat ini, setiap pagi yang merupakan program tetap di radio ini adalah Selamat Pagi Indonesia yang berisi lagu-lagu pilihan dan tanpa ada sobat siar yang mengudara. Alhasil, saya tidak tahu kalau di radio ini ada yang namanya sobat siar, apalagi sobat kru.

Continue reading

Saya dan Radio PPI Dunia

Kisah DJ(Magetan, 23 Maret 2016) Saya bukan pecinta kopi seperti orang-orang. Tapi saya punya kisah menarik tentangnya.

Sekitar dua tahun lalu, entah hari apa dan tanggal berapa tepatnya, saya menyeduh secangkir kopi. Padahal tak biasanya demikian. Terang saja, sore itu memang bukan sore seperti biasanya. Saya punya jadwal interview dengan sebuah organisasi via skype sebagai calon anggota. Karena kami tak perlu tatap muka secara langsung dan hanya via online, saya pikir sarung dan kemeja seadanya pun bisa jadi sah. Setidaknya setengah tubuh saya ke atas terlihat cukup rapi. Saya yakin kamera laptop akan menyelamatkan ketidakrapian saya. Semoga sedikit blur.

Saya duduk bersila di atas kasur di pojok kamar yang tertutup rapat, menghadap laptop punya teman serumah dan secangkir kopi. Saya lupa, waktu itu ada sekitar tiga, atau empat, atau lima interviewer. Interview dimulai dengan group call skype. Haladala! Saya kaget betul. Dari sekian orang dalam group itu, tidak ada yang menyalakan kamera. Sementara kamera saya terlanjur menampilkan pria bersarung ini. Mereka mulai bersuara dan menyapa ramah. Modar!

Continue reading

Bom Turki, Pelajar Indonesia Dihimbau Jauhi Keramaian

Edaran untuk warga negara ındonesiaTerhitung selama bulan Maret ini telah terjadi dua ledakan bom di Turki tepatnya di Pusat Kota Ankara, Kizilay pada Minggu (13/3) waktu Turki dan Taksim di Istanbul pada Sabtu (19/3). Setelah kejadşan bom tersebut pihak keamanan Turki menghimbau asyarakat untuk berhati hati dan selalu siaga. Polisi Turki pun bekerja keras untuk selalu memantau segala sesuatu yang mencurigakan. Di Izmir, pihak kepolisian berhasil menangkap mobil yang diduga dipasang bom aktif di dalamnya.

Mengutip pernyataan dari PPI Turki: “Serangan bom yang terjadi pada pukul 18.45 di distrik Kizilay, Ankara Minggu lalu maupun di Taksim Squre Area Istanbul, Sabtu (19/3) terjadi di area pusat transportasi dan pusat keramaian. Kizilay adalah distrik yang menghubungkan metro bawah tanah dengan distrik lain di Ankara dan Taksim adalah pusat perbelanjaan turis mancanegara di Istanbul”.

Continue reading

Beasiswa untuk Radboud University, The Netherlands

logo-l-uk

Kampus keren dimana Sobat Siar Nila menghabiskan hari-harinya di berbagai sudut kampus.

Nijmegen, Maret 2016 – Sudah lama rasanya saya tidak sharing informasi tentang edukasi di Belanda. Untuk kali ini, Sobat Siar Nila ingin berbagi Informasi tentang Beasiswa yang bisa kamu buru kalau kamu ingin melanjutkan jenjang pendidikan di Universitas Radboud yang berlokasi di kota tertua di Belanda bernama Nijmegen.

nijmegen-grote-markt_Slide home desktop

Nijmegen adalah kota tertua di Belanda yang berada di dekat perbatas Belanda dan Jerman. Selain kota tertua, kota ini juga merupakan kota pelajar dikarenakan majoritas penduduk Nijmegen adalah mahasiswa yang menuntut ilmu di Radboud University, Nijmegen

 

Di Radboud University, kamu bisa mendaftarkan diri ke berbagai jurusan yang disediakan oleh kampus. Dan dijamin kuliah di Nijmegen itu seru abis!

Berikut beberapa beasiswa yang bisa di coba oleh Warga Negara Indonesia (WNI) yang ingin melanjutkan pendidikannya di Radboud University:

Continue reading

Greysia Nitya ingin buktikan jadi unggulan pertama di German Open 2016

2F0A3942

(Mülheim an der Ruhr, Jerman) Greysia Poli dan Nitya Krishinda Maheswari berhasil merebut kemenangan hari kamis lalu (03/03/2016) melawan ganda putri Korea Selatan, EOM Hye Won dan KIM Ha Na.

Pasangan yang berasal dari kota Manado dan Blitar ini menang mudah dengan skor 21-5 dan 21-14. Duet pasangan ini menyatakan kepada Radio PPI Dunia bahwa “Di game pertama lawan banyak membuat kesalahan dan mencoba memperbaiki di game kedua tetapi saat tertinggal cukup jauh mereka terlihat mulai putus asa sehingga kita mudah mendapatkan kemenangan hari ini”.

Continue reading

Linda harus terhenti di perdelapan final German Open 2016

linda weni

(Mülheim an der Ruhr, Jerman) Langkah Lindaweni Fanetri merebut kemenangan gelar juara German Open 2016 harus terhenti kamis lalu (03/03/2016) dikarenakan kekalahan nya terhadap tunggal putri China, Wang Shixian.

Sepanjang pertandingan Shixian dan Linda terlihat saling adu penempatan bola, saling menyerang dan melawan. Walaupun mampu mengimbangi, terlihat pada game pertama Linda terbawa oleh permainan Wang hingga skor berakhir 21-17. Setelah break Linda merubah pola permainan pada babak kedua. Di awal-awal babak kedua, Linda sebenarnya sempat memimpin pertandingan namun upayanya harus puas berakhir dengan skor tipis 21-17.

“Pada babak kedua saya berusaha merusak pola permainan Wang Shuxian agar dia sulit untuk menyerang. Namun, setelah satu kesalahan servis saya mulai kehilangan permainan” ujarnya kepada Radio PPI Dunia

Dalam rekor head to head 3-0 memang keduanya menunjukan bahwa Lindaweni harus berjuang lebih keras agar mampu mendapatkan kemenangan di masa yang akan datang. Rekor 3 pertemuan terakhir pada China open 2013 , Thomas Uber Cup Final Group A , dan Philipine Grand Prix Gold 2009 mengungkapkan bahwa tunggal putri China ini memang lebih kuat.

Kontributor liputan khusus German Open 2016: Geni Isno Murti untuk Radio PPI dunia

editor: SS Nila – Belanda

Lindaweni Memperoleh Kemenangan Pertama Pada German Open 2016

 
Copy of Linda Wenifanetri


(Mülheim an der Ruhr, Jerman) Lindaweni Fanetri meraih kemenangan pada pertandingan hari rabu (02/03/2016) melawan HSU Ya Ching wakil dari Taipei, China di RWE Sporthalle, Jerman.

Pemain kelahiran Jakarta, 18 Januari 1990 ini, meraih kemenangan dengan skor meyakinkan pada game pertama dengan skor 21-15. Pada game kedua, Linda sempat tertinggal dengan skor 22-24. Namun, Linda berhasil menutup pertandingan dengan kemenangan pada rubber game dengan skor 21-16.

Linda, begitu dia akrab disapa, menyatakan kepada Radio PPI dunia bahwa Hsu Ya bermain lebih baik dari pada pertemuan sebelumnya pada perhelatan Macau Open tahun 2012 pada saat itu Linda menang cukup mudah dengan skor 21-10 dan 21-14.

Dengan kemenangan hari ini Linda akan berhadapan dengan wakil dari China, Wang Shixian atau wakil dari Jerman, Olga konon.

“Saya berusaha fokus pada setiap pertandingan dan akan melihat permainan mereka hari ini dan mempersiapkan untuk pertandingan besok”, ujarnya kepada Radio PPI Dunia.

Dalam sesi latihan kemarin, Linda melalui pelatihnya, Edwin Irawan, ditargertkan untuk dapat melaju minimal sampai ke perempat final seperti dikupit pada wawancara untuk Badminton Indonesia.

Kontributor liputan khusus untuk Radio PPI Dunia

Penulis: Geni Isno Murti – PPI Jerman

Editor: Sobat Siar Nila – Belanda

INDONESIAN NIGHT 2016: SEJARI, “A Night Where Diversity is Celebrated”

Malam Indonesia untuk semua orang, bukan hanya orang Indonesia

Portland, Amerika Serikat, 22 Februari 2016

“The 2nd Indonesian Night 2016” berhasil diselenggarakan pada 19 Februari 2016 di PSU Lincoln Recital Hall 17:30-21.00. Perhimpunan Pelajar Indonesia Amerika Serikat Portland (Permias PDX) menjadi tuan rumah acara ini bekerjasama dengan Komunitas Indonesia dari Oregon, Kedutaan Besar Indonesia di Washington D.C., Konsulat Jenderal Indonesia di San Francisco, dan Portland State University (PSU)’s SALP dan PSU School of Music. Acara ini bertemakan “SEJARI” atau “Sepotong Senja di Februari” yang bertujuan untuk mempromosikan keanekaragaman budaya Indonesia.

Acara ini berhasil mencapai tujuannya, yaitu mempromosikan budaya Indonesia kepada khalayak Amerika di komunitas Oregon. Tiket untuk acara ini terjual habis tiga malam sebelumnya, namun, sekitar empat ratus penonton yang antusias ingin mendapatkan sekilas tentang Indonesia tetap hadir memadati tempat acara, terhitung dua kali lipat lebih banyak dari kapasitas yang diharapkan. Didorong oleh rasa ingin tahu, para penonton rela berdiri di tangga aula selama pertunjukan musik dan tarian Indonesia
yang mempesona.

Continue reading

Live Interview Indonesian Youth Opportunities in International Networking

imagePada 23 Feb 2016, SS Uli berkesempatan menjadi host Live Interview bersama 2 orang perwakilan dari IYOIN (Indonesian Youth Opportunities in International Networking). Mereka adalah Muhamad Syaifudin dan Tiwi Maryani. Keduanya merupakan pendiri dari komunitas yang bergerak di bidang pendidikan ini.

IYOIN yang diinisiasi pada 4 Oktober 2015 ini bercita-cita ingin membantu para pemuda Indonesia untuk memperluas jaringan, khususnya di bidang pendidikan. Di era MEA sekarang, persaingan global sudah tak terelakkan. Padahal di tingkat lokal, masih banyak permasalahan seperti pengangguran dan kompetensi yang masih rendah. Maka IYOIN ingin membantu para pemuda untuk mendapatkan kesempatan meraih pendidikan yang lebih baik. Saat ini, IYOIN sudah tersebar di 8 kota di Indonesia; Malang, Blitar, Semarang, Purwokerto, Bandung, Jakarta, Serang, Padang, dengan anggota lebih dari 200 orang.

Di tahun 2016 ini, IYOIN mempunyai sebuah program bernama INDEED 2016. INDEED merupakan sebuah program pengarahan persiapan studi di luar negeri. Proses persiapan untuk meraih sebuah beasiswa yang rumit kadang membuat para calon pelajar frustasi. Maka program ini ingin membantu para calon pelajar untuk mempersiapkan diri menghadapi kendala itu.

Para mentor yang berasal dari para pelajar Indonesia S2 atau S3 di luar negeri ini nanti akan bertugas memberikan pengarahan kepada para peserta. Pengarahan ini meliputi banyak hal terkait persiapan studi luar negeri, antara lain tips beasiswa, cara membuat CV dan motivation letter, bagaimana menghadapi interview, hingga lifehacks bagaimana beradaptasi dengan budaya asing. Namun karena saat ini jumlah mentor masih minim, IYOIN membuka kesempatan untuk pelajar Indonesia yang di luar negeri untuk bergabung menjadi mentor.

Di akhir acara, sobat Syaifudin berharap sobat PPI yang memiliki keluangan waktu bisa bergabung menjadi mentor agar mimpi teman-teman yang masih buta akan dunia luar bisa terwujud.

Info lebih lanjut, bisa klik www.iyoin.org/indeed

Sobat Siar Uli – Pakistan